Rabu, 13 April 2016

Gejolak Hati


Tak dapat kukatakan
Gejolak hatiku terselubung kisah tiada tara
Ingin daku mengatakannya
Namun apa daya mulutku bisu lidahku kelu

Telingaku rapat terasa terkunci
Mataku serasa tertutup oleh asap debu keragu-raguan
Yang menghalangi diriku

Entah sampai kapan harus seperti ini
Gejolak hati yang membara
Terus menyelimuti diri ini
Haruskah aku diam dan terus menunggu
Bagai sebongkah batu yang ada di depanku

Ahmad Fachrurozi 
Depok, 16 Maret 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar